"Di atas kewajiban orangtua mengasuh anaknya, ingat! Mereka punya hak untuk diurus saat tua."

Di atas kewajiban orangtua mengasuh anaknya, ingat!   Mereka punya hak untuk diurus saat tua.

                        

Ayah, Ibu mengurus kami dari kecil hingga sekarang menjadi dewasa.

Kalian sangat menyayangi kami,
Kami menangis sepanjang malam membuat kalian selalu terjaga
Kami menangis karena lapar, kalian memberi susu
Kami buang air besar, dengan senang hati menggantikan popok
Kalian menyuapi kami, memandikan kami
Mengajari kami bagaimana cara berjalan

Kalian sangat sabar terhadap kami,
Kami tidak mau makan, membujuk kami sampai mau makan karena tidak mau melihat kami sakit
Kami sakit, kalian menangis dan melakukan apapun demi kami sembuh
Kami mulai sekolah, kalian mengantar kami
Bangun pagi untuk menyiapkan makanan untuk kami

Kalian menanggung malu karena kami,
Kami menangis meminta mainan teman, kalian berusaha meminjamkanya
Kami merengek meminta makanan teman, kalian mencoba memintanya
Kami membuat masalah dengan menangisi anak tetangga, kalian meminta maaf

Kalian berusaha mencari uang untuk menghidupi kami

Setiap tetes kalian keluarkan demi sesuap nasi untuk kami

Banting tulang untuk membiayai kami sekolah

Tidak mengenal waktu,
Siang menjadi malam dan malam menjadi siang tak kalian risaukan

Tidak mengenal cuaca,
Angin, badai, hujan dan panas tak lagi kalian hiraukan

Tidak peduli apa yang kalian rasakan,
Dipikiran kalian hanyalah kehiduapan kami lebih baik dari kalian
Kesehatan kalian yang mulai melemah tak juga kalian fikirkan


Betapa besar dan banyaknya pengorbanan kalian untuk kami, kami yang kadang lupa betapa lelahnya kalian tapi kami tetap mengeluh.

Kalian tidak pernah mengharapkan balasan atas pengorbanan kalian, tapi dalam pikiran kami tidak terbesit untuk membalas kalian.

Ayah, ibu kini kalian sudah mulai menua
Saatnya kami mengurus kalian

Maafkan kami,
Yang kadang kesal dengan sikap kalian yang balik lagi seperti anak kecil
Padahal dulu kalian sangat sabar menghadapi kami yang sangat nakal

Maafkan kami,
Yang kadang enggan membersihkan kotoran kalian
Padahal dulu kalian dengan senang hati membersihkan kotoran kami

Maafkan kami,
Yang kadang lupa memberi kabar saat di tanah rantau
Padahal dulu kalian membela-belakan pulang terlebih dahulu karena tidak mau kami sendiri.

Maafkan kami,
Yang kadang lupa membuat kalian tersenyum
Padahal dulu kalian selalu mengajak kami bercanda gurau agar kami selalu senang

Wahai teman,

Pernahkah kita terbesit dalam fikiran kita betapa besar dan banyaknya pengorbanan kedua orang tua kita?

Pernahkah kita berfikir membalas semua itu, walaupun mereka tidak pernah mengharapkan balasan dari kita?

Kewajiban mereka dengan sangat senang hati mereka lakukan, tapi kalian harus ingat mereka punya hak diatas kewajiban mereka.

Mereka sekarang mulai menua, tenaga mereka yang dulu sekuat baja sekarang sudah melemah.

Kedua orangtua butuh kita, mari kita mengurus mereka. Dulu kita diurus saat tenaga mereka banyak, sekarang giliran kita memberi hak kepada mereka saat mereka sudah melemah.

Tak usah jijik membersihkan kotoran mereka, ingatlah dulu mereka membersihkan kotoran kita dengan senang hati.

Tak usah malu memiliki mereka yang lemah, ingatlah dulu mereka dengan bangga mengenalkan kita pada teman-temannya.

Tak usah ragu untuk menyuapi mereka, ingatlah dulu mereka dengan senang hati menyuapi kita sampai lari-lari mengejar kita.

Tak usah takut memandikan mereka, ingatlah mereka memandikan kita dengan hati-hati.

Untuk kamu yang jauh dari mereka, sejauh apapun kita jangan lupa beri kabar kepada mereka. Karena kabar sehatnya kalian membuatnya sangat senang.

Untuk kamu yang sudah menikah, meskipun kamu sudah milik orang lain jangan lupa ada kedua orang yang akan selalu inget kita ya mereka adalah ayah dan ibu kita.

Jangan lupa buat mereka tersenyum, inget ridho allah berada di ridho kedua orang tua kita.

Dari Abdullah bin ’Amru radhiallahu ‘anhuma, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
رِضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua” (Hasan. at-Tirmidzi : 1899,  HR. al-Hakim : 7249, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabiir : 14368, al-Bazzar : 2394)

Sayangi mereka seperti mereka menyayangi kita.
Sabar mengurus mereka seperti mereka yang sabar mengurus kita.
Berdoa untuk mereka seperti mereka mendoakan kita siang dan malam.






Komentar

Postingan Populer