cerita" I know, you love me so much mom" We Love You Mom
Hallo.. perkenalkan aku
adalah julia, bisa panggil aku dengan nama juli. Banyak orang bilang aku itu
orangnya ceria, tidak pernah terlihat sedih dan tangguh tapi itu katanya. Aku
sendiri tidak tau seperti apa diriku, yang ku tau hanya satu bahwa aku adalah
orang yang paling beruntung didunia ini. Tahu kenapa?.... itu karena aku
memiliki seseorang yang selalu ada dalam hidupku. Dia wanita yang sangat
cantik, ya dia adalah ibuku. Seperti yang banyak orang tau seorang ibu adalah
orang yang paling berharga di hidup kita. Beliau sangat tulus menyayangi,
mengasihi dan memberi apapun yang ia punya untuk kita. Beliau rela mengorbankan
apapun, bahkan nyawa satu-satunya rela beliau korbankan untuk keselamatan kita.
Ibu tak akan membiarkan
kita sakit, beliau akan segera mencari cara agar kita cepat sembuh. Beliau akan
sangat sibuk mencari bantuan kesana kemari untuk mengantarkan kita ke rumah
sakit. Ibu tidak akan menghiraukan dirinya yang belum makan dan kurang tidur
untuk menunggu kita, yang beliau tahu hanyalah anaknya harus cepet sembuh.
Itulah seorang ibu.
Aku seorang gadis yang
mudah mengungkapkan perasaan kasih sayang pada seseorang, tapi tidak untuk mengatakan
sayang tulus pada ibuku. Entah kenapa, aku begitu susah mengungkapkannya pada
beliau.
Ibu melahirkan anak
perempuan empat bersaudara, dan aku adalah anak ketiga. aku dan ketiga
saudaraku lebih dekat dengan ayah di bandingkan ibu. Mungkin karena ayahku
tipikal orang yang easy going makanya anak-anaknya lebih dekat dengan ayah.
Dari kebanyakan seorang ibu
itu bawel, suka marah-marah dan galak. Maka itu anak-anaknya ga bisa dekat.
Ibuku tipikal seorang ibu yang bawel dan tegas. Kesalahan kecil yang kami buat,
bisa membuat ibu marah-marah. Tapi sebenarnya di balik kemarahan ibu, terpendam
kasih sayang beliau kapada anaknya.
Aku tau ibu sangat sangat
padaku dan ketiga saudaraku.
Setelah aku dewasa jauh
dari orang tua. Aku merasa bersyukur kalau ibuku selama ini bawel dengan
kemalasan aku. Dengan kebawelan ibuku menghasilkan aku yang sekarang bisa
mandiri masak, mencuci baju dan membereskan rumah. Semua itu aku lakukan
sendiri.
Ketika melihat teman
temanku tidak bisa melakukan apa-apa , aku merasa kasihan. Banyak teman yang
bercerita padaku kalau mereka semasa di rumah sangat dimanja. Semua hal
dilakukan oleh mama maupun pembantunya.
Terimakasih ibu, ini buah
hasil didikan ibu sekarang aku bisa buktikan kalau aku dewasa.
Jangan pernah kesal dengan
ibu, karena hakekatnya seorang ibu sangat menyayangi anak-anaknya.
Jangan pernah
kesal dengan kebawelan ibu kita karena kita akan tahu hasil yang ibu kita
didik.
Komentar
Posting Komentar